TAHAPAN AGAR MEMPUNYAI ANAK SHOLEH/SHOLEHAH

Setiap Orang tua pasti mengharapkan putra-putrinya kelak ingin menjadi putra-putri yang sholeh/ sholehah, taat beribadah kepada Allah Swt. patuh terhadap Orang tuanya. Karena sebagaimana keterangan bahwa anak yang sholeh/ sholehah itu akan menjadi simpanan berharga bagi kedua orang tuanya ketika  telah meninggal dunia, Anak sholeh yang suka mendoakan kepada kedua orang tuanya pahalanya akan selalu mengalir sekalipun keduanya sudah meninggal. Sebagaimana Sabda Rasullullah Saw.
"Apabila Keturunan Nabi Adam (manusia) telah meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali tiga, diantaranya Anak yang Sholeh yang suka mendoakan kepada kedua orang tuanya".
Lalu bagaimana agar kita memiliki anak yang sholeh ? Pertama kita harus benar dalam memilih pasangan hidup kita, karena keturunan seseorang itu 80 % dari ibu sedang 20 % lagi dari bapaknya. Untuk hal ini Nabi Saw. telah mengajarkan kepada kita tentang cara memilih pasangan, sebagaimana sabda beliau ;
  حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُنْكَحُ النِّسَاءُ لِأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ
Artinya:
Perempuan dinikahi karena empat faktor.Karena hartanya,nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka menangkanlah wanita yang mempunyai agama,engkau akan beruntung.
Jelas berdasarkan hadits tersebut yang pertama harus dilihat dalam memilih calon ibu seorang anak adalah mengutamakan Agama dan akhlaknya. carilah pasangan hidup yang agamis dan akhlanya mulia. Ke dua kita melakukan hubungan suami istri harus sesuai dengan apa yang telah diajarkan oreh Nabi kita, yakni sebelumnya jangan lupa berdoa, karena orang yang melakukan hubungan suai istri jika tidak ingat kepada Allah Swt atau tidak membaca doa terlebih dahulu niscaya akan dipengaruhi oleh Syetan. Hal ini akan sangat berdampak pada hasil/ keturunan kita. Berikut adalah doa sebelum melakukan hubungan;

 بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
Doa ini bermakna bahwa Anda memohon agar dijauhkan dari setan yang bisa merusak hubungan suami istri Anda dan menjauhkan setan dari rezeki yang Allah berikan kepada Anda. Doa ini dilafalkan sebelum Anda memulai untuk melakukan hubungan suami istri.
Doa Bersetubuh ketika mengeluarkan air mani
Ketika mengeluarkan ari mani juga harus berdoa agar air mani yang dikeluarkan bisa memberikan keturunan yang baik. Adapun doa ketika mengeluarkan air mani yaitu:
اَللّهُـــمَّ اجْعَــلْ نُطْفَتَــنَا ذُرّ ِيَّةً طَيِّــبَةً
“Allahummaj’alnuthfatna dzurriyyatan thayyibah”.
Arti dari doa ini yaitu Ya Allah, semoga sperma yang kami keluarkan bisa menghasilkan keturunan yang baik.
Ke tiga makanan yang kita makan, harus betul-betul halal dan baik sebagaimana perintah Allah Swt. Kenapa demikian? karena air mani yang kelak sebagai cikal bakal seorang anak itu dari saripati makanan yang kita makan, apabila makanan yang kita makan halal dan baik, Insya Allah keturunan kita juga akan baik.  Ke Empat, kita harus selalu berdoa baik didalam sholat maupun diluar sholat, memohon kepada Allah Swt agar diberikan keturunan yang sholeh/sholehah, diantara doa tersebut sebagaimana doanya Nabi Ibrohim As ;
  رب اجعلني مقيم الصلاة ومن ذريتي ربنا وتقبل دعاء   dan  ربنا هبلنا من ازواجنا وذرياتنا قرة اعين واجعلنا للمتقين اماما  
Keempat, Bimbinglah anak-anak kita, beri suriteladan yang baik dan bekalilah dengan ilmu-ilmu agama dan ilmu yang bermanfaat dunia dan akhirat. Insya Allah dengan  tahapan-tahan tadi anak kita kelak akan menjadi anak sholeh/ sholehah yang diharapkan setiap orang tua. Amin...
Semoga artikel sederhana dan singkat ini ada manfaatnya.

Comments